jual batik,
harga batik, bahan batik, jasa cetak batik, grosir batik, toko batik, model
batik, motif batik, batik pelalongan, batik couple, kain batik, baju batik
Motif dan teknik pengerjaan batik yang berkembang di Sri Lanka tidak jauh berbeda dengan yang ada di Indonesia. Hal tersebut terjadi karena sebagian besar perajin batik di Sri Lanka berasal dari Indonesia. Pada masa penjajahan Belanda, banyak seniman dan perajin batik dari Pulau Jawa yang diboyongke Sri Lanka. Meski demikian, akulturasi budaya antara Jawa dengan Sri Lanka tetap memunculkan kekhasannya masing-masing.
Industri batik di Sri Lanka berkembang ke arah pembuatan batik tulis karena permintaan wisatawan yang semakin meningkat. Biasanya mereka mengerjakan batik yang telah dipesan atau memajang batik yang sudah jadi di galeri yang tersebar di berbagai sudut tempat wisata di Sri Lanka.
Batik Sri Lanka menggabungkan banyak motif dan warna, baik tradisional maupun kontemporer. Motif batiknya banyak menampilkan corak dan ragam hias yang berkaitan dengan asal-usul mereka. Bahan sandang yang dihasilkan dari proses membatik ini, antara lain berupa gaun, kemeja, sarung, dan pakaian pantai yang cocok untuk iklim tropis. Selain itu, dihasilkan pula taplak meja, lukisan dinding, dan kain sprai sebagai suvenir khas Sri Lanka.
Sumber: Ensiklopedia The Heritage Of Batik - Identitas Pemersatu Kebanggaan Bangsa (penulis: Primus Supriono)
jual batik,
harga batik, bahan batik, jasa cetak batik, grosir batik, toko batik, model
batik, motif batik, batik pelalongan, batik couple, kain batik, baju batik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar